ANAK dan REMAJA

 

Anak merupakan anugerah yang terindah namun mengapa banyak anak tumbuh tidak sesuai dengan keinginan orang tuanya?

Perlu adanya kewaspadaan dan tindakan preventif untuk mencegah sebelum masalah terjadi. Namun keterbatasan orang tua memahami anaknya membuat masalah mulai bermunculan.

Apakah anak Anda mengalami:

– Gangguan Perilaku (sulit diatur, memberontak, agresifitas, dan sebagainya

– Gangguan Emosi (kecemasan, panik, emosi meledak-ledak, tantrum, mood swing)

– Gangguan Kepribadian 

– Stres

– Depresi

– Fobia

– Trauma

– Autistic

– Hiperaktif

– Sulit fokus

– Kesulitan belajar

– Kesulitan memahami pelajaran

KELUARGA

Keluarga yang menjadi sebuah tempat pengasuhan dimana bibit bibit kecil mulai tumbuh tidak lagi berfungsi secara alami karena banyaknya hama menyerang tanaman kecil yang mulai tumbuh.

Keluarga menjadi tempat yang kurang aman bagi sebagian anak dan remaja sehingga fungsi keluarga menjadi rapuh di  era digitalisasi khususnya.

 

Percepatan dunia dengan tingkat kematangan emosi dari anggota keluarga rendah menjadi pemicu terjadinya kerapuhan dalam keluarga. Semua anggota keluarga saling tidak menghargai, saling menyerang satu sama lain, tidak adanya lagi nilai kebaikan dan welas asih yang tersisa. Semua bertindak dengan cara dan gayanya masing-masing untuk memenuhi ambisi para indivdu.

 

Apakah akan terjadi demikian terus menerus atau Anda secara sadar ingin menjadi bagian dari pemulihan dan penegakkan kembali nilai-nila yang sudah selayaknya ada di dalam rumah?

Kami akan menjadi sahabat Anda dalam menolong para anggota keluarga mencapai keinginannya tanpa saling melukai satu sama lain.

 

Mungkin ini yang Anda butuhkan :

 

Program Pengasuhan Anak

Home Learning Program (pembuatan program pembelajaran di rumah)

– Pendampingan keluarga

MITRA INSTITUSI

Sekolah yang adalah tempat untuk menuntut ilmu dan menumbuh kembangkan bakat anak dianggap oleh masyarakat kurang berfungsi lagi pada tempatnya, sehingga anak terkungkung dalam kegiatan akademik yang justru membuat mereka tidak menyukai lagi sekolah. Belajar yang seharusnya menyenangkan karena banyak permainan di dalamnya, tetapi sudah tidak disukai, dengan buku yang banyak tulisan, ulangan terus menerus, PR sebagai bentuk hukuman dari guru, belum lagi perlakuan lingkungan ketika seorang anak tidak memenuhi harapan dan tuntutan lingkungan. Tidak sedikit pula terlihat bagaimana pengaruh tekanan yang terjadi akan menyebabkan berbagai gangguan kepribadian dan emosi pada anak, seperti kesulitan belajar, prestasi rendah, dan kurang termotivasi untuk sekolah.

 

Kami bekerja sama dengan sekolah dan institusi lain untuk melakukan edukasi baik kepada orang tua, para guru, karyawan maupun para siswa/i.

Hubungi : 081807444074 untuk sponsor maupun bermitra dengan kami