Efek Corona, Cegah Panic Buying! Cukup Beli 4 Hal Ini

Pandemi global virus corona ini memang meresahkan warga dunia. Tak sedikit yang merasa was-was dan khawatir terkena infeksi Covid-19 karena proses penularannya yang kadang ‘tidak tampak’. Ya, sebagian kasus pasien awalnya tidak menunjukkan gejala signifikan. Bahkan, penularannya ‘gara-gara’ bersalaman tangan dengan kenalannya.

Kepanikan ini semakin menjadi ketika pemerintah menerapkan parsial lockdown. Hal ini membuat reaksi bagi beberapa orang untuk ‘panik buying’, membeli kebutuhan pangan untuk persediaan beberapa waktu ke depan. Hal yang wajar bila masih dalam batas-batas tertentu. Akan tetapi, sangat disayangkan bila kemudian yang terjadi adalah ‘menimbun’ kebutuhan pokok tersebut untuk kepentingan sendiri, sementara pihak lain terlantar karena tidak kebagian. Kondisi bagaimana pun kita tetap dalam kondisi ‘waras’ karena gangguan kesehatan mental bisa terjadi karena dipicu berbagai hal. Salah satunya, panic buying ini.

Yang pasti, kita tak perlu terlalu panic berlebihan dengan kondisi semi lockdown seperti saat ini. Pasalnya, pemerintah akan menjamin ketersediaan pokok masyarakat. Jadi, cukup membeli sebatas kebutuhan pokok atau barang-barang yang betul diperlukan. Itupun tidak dibeli dengan berlebihan.

Nah, berikut ini tips dari times of India, apa saja kebutuhan pokok sehari-hari yang perlu disiapkan selama kondisi darurat pandemi corona Covid-19 ini, di antaranya:

  1. Beras

Mayoritas masyarakat kita mengonsumsi nasi.  Ya, beras menjadi salah satu kebutuhan utama yang harus tersedia di rumah. Namun sekali lagi, perhatikan seberapa  banyak beras yang harus dibeli. Bukan berarti kita membeli beras sampai berkarung-karung. Pastinya kita sudah bisa mengukur, dalam sebulan berapa banyak kebutuhan beras untuk keluarga. Nah, tinggal dihitung saja, misalnya stok beras kira-kira perlu mencukupi dalam waktu sekitar 2 bulan ke depan. Jadi paling tidak cukup membeli dua kali lipat dari biasanya. Tidak perlu berlebihan. Tidak perlu terlalu panik, ya!

Bila terlalu banyak membeli di luar kebutuhan, konon kualitas beras dan nilai gizinya bisa berkurang juga. Lebih baik, dana atau anggaran yang tersedia dialokasikan untuk membeli kebutuhan pokok yang penting lainnya.    

2. Sereal, Roti, dan  Telur

Sereal, roti dan telur, adalah bahan pangan yang dapat dikonsumsi dengan berbagai cara dan beragam kreasi. Selain itu, lengkapi juga dengan kebutuhan lain, seperti mentega, minyak goreng, atau bumbu masak yang memang dibutuhkan untuk proses mengolah masakan.

Jadi, tak perlu panic buying juga ya!  Cukup beli kebutuhan ini dalam jumlah dua kali lipat saja, untuk menjaga kesehatan tubuh selama pandemi corona. Sebagian bahan makanan ini pun bisa disimpan untuk beberapa waktu lalu. 

Selain itu, pangan dalam kemasan, misalnya makanan kaleng juga bisa merupakan solusi praktis saat kondisi darurat. Sama seperti tadi, cukup beli dua kali lipat makanan kaleng baik itu berisi ikan, buah dan sayuran.

3. Sayuran

Nah, beberapa jenis sayuran misalnya wortel, bawang, kentang, dan lainnya bisa bertahan untuk beberapa waktu lamanya bila disimpan. Sebagian jenis sayuran lainnya kurang dapat tahan lama. Pastikan disimpan dengan tepat agar ketika hendak diolah masih dalam kondisi yang baik.

4. Perlengkapan bersih-bersih

Selama melakukan isolasi atau karantina diri di rumah, tentu bukan berarti seharian berleha-laha. Beres-beres rumah tetap perlu dilakukan. Termasuk juga aktivitas kebersihan diri sehari-hari, misalnya mandi, gosok gigi, keramas dan sebagainya. Untuk itu, persiapkan juga perlengkapan bersih-bersih dan kebersihan diri. Di antaranya adalah sabun cuci piring, sabun pel, sabun cuci pakaian, sabun mandi, pasta gigi dan perlengkapan lainnya. Pastikan tidak membeli dalam jumlah berlebihan ya.

Sekali lagi , hindari panic buying, agar kesehatan mental kita tetap terjaga!

Foto : freepik.com