Merawat Bayi yang Lahir Prematur Agar Sehat dan Kuat

Melahirkan bayi secara prematur mungkin akan menjadi kendala yang sulit bagi sang ibu. Selain usia si kecil belum mencukupi untuk bisa dilahirkan, belum lagi anak dengan kondisi prematur seringkali cukup rentan terkena penyakit dan juga memiliki banyak kendala. Salah satunya bagi para ibu yang mungkin kebingungan. Bagaimana cara merawat bayi prematur agar tetap tumbuh sehat dan juga kuat.

 

  • Menjaga Jadwal Makan

Pertama kali yang bisa dilakukan apabila ternyata si kecil lahir dengan kondisi prematur. Hal yang paling penting adalah konsisten dalam menjaga jadwal makan si kecil. Karena nutrisi yang bisa didapatkan hanya dari sang ibu. Sehingga jangan sembarangan untuk mengatur jadwal makannya dan konsultasikan kepada dokter kandungan serta dokter anak, untuk mencatat pertumbuhan bayi.

 

Bahkan beberapa ibu yang melahirkan dengan kondisi prematur mencatat dalam buku. Sehingga tidak akan terlewatkan bayi prematur, umumnya membutuhkan 8 hingga 10 kali makan sehari. Dengan waktu kurang lebih saat menyusui 2 jam memang sangat lama, dan juga menghabiskan waktu lebih besar. Tetapi karena hanya dengan nutrisi ASI. Mereka bisa tumbuh dan berkembang maka maksimalkan hal tersebut.

 

  • Periksakan ke Dokter Mata dan Telinga

Selanjutnya cara kedua yang bisa dilakukan yaitu dengan memeriksakan mata dan juga telinga secara rutin. Hal ini dilakukan karena bayi memiliki waktu tidur yang lebih lama dibandingkan dengan bayi yang sudah cukup bulan untuk dilahirkan. Sehingga semua bayi harus tidur dalam posisi terlentang bukan tengkurap termasuk bayi prematur.

 

Selain itu gunakan kasur yang kokoh dan jangan menggunakan bantal. Hal ini nyatanya dapat berpengaruh pada kondisi mata dan juga telinga yang mereka miliki. Kamu harus melakukan pemeriksaan secara rutin agar tidak ada kendala dokter. Umumnya menyarankan untuk membawa ke dokter mata. Agar bisa membantu mencegah adanya kehilangan penglihatan, dan juga kehilangan kepekaan telinga pada bayi prematur.

 

  • Mama Kanguru

Cara lain yang bisa dilakukan untuk membantu peningkatan kesehatan yang cepat tumbuh kembang si kecil yang lahir karena prematur yaitu dengan menjadi mama kanguru. Hal ini mungkin sering dilihat apabila seorang bayi yang baru lahir digendong, tanpa menggunakan kan pakaian baik dari ibu maupun si kecil.

 

sehingga tujuannya ibu dan kecil akan bersentuhan dari kulit ke kulit tujuannya sangat banyak mulai dari menjaga keamanan tubuh. Baik keteraturan detak jantung, serta membantu mengenalkan si kecil akan suara dan juga napas dari sang ibu. Ditambah lagi hal tersebut juga mengurangi stres dan membangun rasa percaya diri.

 

  • Posisi Tidur

Cara lain yang bisa dilakukan yaitu memperhatikan posisi tidur umumnya bayi yang dilahirkan secara prematur. Harus bisa dipastikan untuk tidur tidak terlentang tidak miring dan juga tidak tengkurap. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko, dan juga lebih umum pada bayi prematur, untuk memastikan bayi tersebut, untuk mendapatkan tempat yang nyaman dan tidak terlalu pegal turunkan bayi di kasur yang tidak terlalu lembek, dan jangan menggunakan bantal. Hal ini dilakukan secara rutin dan juga bergantian dengan cara digendong.

 

  • Jauhi Dari Orang/Penyakit

Terakhir seperti yang kita ketahui bahwa bayi prematur seringkali mudah terkena penyakit. Sehingga hal yang harus diketahui adalah menjauhi kecil, dari orang-orang yang rentan menularkan penyakit terutama udara ataupun area luar.

 

Apabila tidak ada kebutuhan ataupun keharusan untuk pergi keluar dan juga bertemu dengan orang banyak. Ada baiknya jika kecil untuk tidak bertemu dengan siapapun hingga tumbuh kembangnya normal dan juga sudah cukup bulan. Apabila si kecil sakit dan ternyata ia masih dalam usia perkembangan setelah melahirkan prematur. Maka akan sangat sulit untuk mengobatinya.

Foto : freepik.com

 

Riset : Menu Diet Tak Sehat Picu Gangguan Mental

You are what you eat. Peribahasa itu mungkin sering kita dengar. Ya, Anda adalah apa yang Anda makan. Apa yang Anda konsumsi akan menjadi energy atau bahan bakar sehingga metabolism tubuh, termasuk pikiran Anda, dapat bekerja dengan baik dan optimal.

Bicara soal makanan, bila Anda ingin terhindar dari problem mental, ubahlah pola makan Anda. Hm, apa kaitannya, ya? Nah, sebuah laporan mengungkapkan, hampir dua pertiga orang yang mengonsumsi makanan sehat setiap hari ternyata tak mengalami masalah kesehatan mental. Sebaliknya, seseorang yang konsumsi hariannya kurang mengandung zat gizi, justru berisiko dua kali lipat mengalami gangguan kesehatan mental.  Hal tersebut menandakan, apa yang kita makan dapat memengaruhi kondisi mental.

Riset tentang kaitan antara diet atau pola makan dengan kesehatan mental terus berkembang. Fakta terbaru menyebutkan,gizi yang baik sangat penting bagi kesehatan mental. Manfaat bagi kesehatan mental ini mencakup jangka pendek dan panjang. Ya, makanan berperan penting dalam perkembangan hingga pencegahan masalah kesehatan mental tertentu, misalnya depresi, gangguan hiperaktif, Alzheimer, skizofrenia dan sebagainya. Kondisi seperti itu menunjukkan kemungkinan adanya pengaruh pola konsumsi sehari-hari terhadap kondisi kesehatan mental.

Sarapan

Nah, hal yang terkadang kita abaikan adalah pentingnya sarapan. Ternyata, melewatkan sarapan dapat berisiko buruk terhadap kesehatan mental. Perlu kita tahu, makan pagi akan menyuplai energi bagi tubuh dan otak. Tidak sarapan menyebabkan kita merasa lelah dan linglung. Karena itu, sarapan harus selalu diperhatikan dalam rutinitas sehari-hari.  Bila kesibukan sangat menyita waktu sehingga tak keburu sarapan, setidaknya sempatkan untuk mengonsumsi granola bar gandum, yogurt atau sepotong buah sebagai konsumsi awal yang baik dan menyehatkan.

Air Mineral

Tak kalah penting adalah hindari minuman manis dan jumlah kafein yang berlebihan. Minuman manis mengandung banyak kalori dan merusak enamel gigi. Sedangkan, minum banyak kafein bisa memicu serangan panik bagi orang yang memiliki gangguan cemas.

Pilihan terbaik adalah minum 8 gelas air mineral sehari (sekitar 2 liter) untuk mencegah dehidrasi. Dehidrasi ringan saja bisa menimbulkan rasa lelah, sulit konsentrasi dan perubahan suasanah hati. Selain itu, muncul efek fisik seperti haus, kulit kering, sakit keapla, pusing, sembelit dan urin berwarna lebih gelap.

Teh

Teh menjadi pilihan lebih baik daripada kopi/kafein. Teh mengandung kafein yang lebih rendah daripada kopi. Teh juga mengandung banyak antioksidan-bahan kimia untuk membantu melindungi jaringan tubuh dan mencegah kerusakan sel.

Asam Folat/Vitamin B9

Vitamin dapat menurunkan risiko depresi. Salah satunya asam folat atau vitamin B9 berfungsi memproduksi sel. Folat juga dikonsumsi ibu hamil karena kebutuhannya meningkat. Vitamin ini dapat mengurangi risiko anemia dan kondisi lainnya. Asam folat membantu menangani depresi. Asam folat bisa didapatkan pada sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, kacang-kacangan, biji-bjian, gandum utuh dan buah-buahan.

Vitamin D

Seseorang yang kekurangan vitamin D disinyalir berisiko mengalami depresi. Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium untuk gigi dan tulang yang kuat, mendukung kesehatan otot dan sistem kekebalan tubuh.  Kekurangan vitamin D juga memicu risiko penyakit jantung seperti serangan jantung.

Sumber vitamin D bisa dari makanan dan sinar matahari. Berjemur selama selama 5-30 menit dua kali seminggu dapat menghasilkan cukup vitamin D.  adapun sumber pangan yang mengandung vitamin D di antaranya susu, jus jeruk, sereal, lemak ikan seperti salmon dan tuna. Bisa juga mengonsumsi vitamin D asal sesuai dengan petunjuk dokter.

Nah, yuk jangan kondisi mental kita dengan asupan makanan bergizi seimbang!

foto : freepik.com