Perubahan Psikologis Remaja Yang Perlu Diketahui

 

Remaja merupakan generasi penerus masa depan. Remaja juga akan menjadi sebuah pemimpin dan mengemban kewajiban yang jauh lebih besar dari pada masa anak-anak.

 

Namun untuk mencapai hal-hal tersebut maka seorang remaja dikatakan telah melewati proses secara fisik dan psikologis nya.

 

Berikut ini akan diulas terkait perubahan psikologis remaja yang perlu diketahui.

 

Penyesuaian Bentuk Fisik Yang Baru

Sudah menjadi hal wajar apabila pada masa remaja ini masih memerlukan adaptasi dengan seksualitas.

 

Masa remaja ini menjadi penentuan identitas seksual yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan hubungan romantis. Sedangkan ketika memasuki fase dewasa, identitas seksualitas yang dimiliki oleh individu masih banyak dicari di fase remaja yang sebelumnya telah ditetapkan secara jelas.

 

Dalam masa remaja ini akan mempunyai potensi yang berhubungan dengan keintiman emosional antara individu satu dengan individu yang lain, sedangkan pada masa dewasa perkembangan intim yang serius mulai tumbuh seperti cinta atau komitmen.

 

Mengembangkan Kemampuan Berpikir

Dalam mengembangkan kemampuan berpikir ini diartikan sebagai kepercayaan terkait apa yang telah dilihat dan melihat sebuah masalah hanya dari satu sudut pandang.

 

Pemikiran pada masa remaja ini akan terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu, sehingga pada masa dewasa pemikiran abstrak ini akan semakin tertata dengan baik.

 

Sedangkan pada fase remaja pemikiran tiap individu akan berubah lebih kearah idealis dan juga filosofis yang mengarah kepada perubahan psikologis.

 

Menyadari Jati Diri

Pada masa remaja tentunya masuk ke dalam fase-fase dalam pencarian dan pengenalan jati diri.

Dengan seiring berjalannya waktu, setiap individu pasti akan memiliki kesadaran bahwa mereka memiliki kedudukan yang berbeda dengan orang tua mereka.

 

Maka disinilah awal mula remaja akan mencari dan memahami jati diri yang sesungguhnya.

Para remaja akan mengenal diri sendiri sebagai entitas yang dianggap unik, kata-kata terpisah dari orang tua, serta anggota yang sah dari masyarakat

 

Memenuhi Tanggung Jawab

Apabila ada anak remaja yang mengatakan bahwa sudah memiliki pemikiran dewasa, maka hal itu belum dapat dipastikan sebab pada masa remaja masih berada dalam tahapan mempelajari keterampilan yang dibutuhkan.

 

Hal inilah yang bertujuan agar peran-peran mereka dapat dilaksanakan dengan baik ketika dewasa. Masa remaja merupakan salah satu masa yang sangat rentan terkait masuknya banyak informasi dari berbagai media- media atau sumber-sumber informasi yang hilir mudik.

 

Oleh sebab itu sebaiknya orangtua tidak diperbolehkan untuk menolak apa yang terjadi dalam proses pendewasaan pada anak remajanya.

 

Sebab masa remaja ini dapat dikatakan sebagai masa dalam pencarian suatu jati diri, dan ada baiknya orang tua harus melakukan diskusi atau pendekatan secara intim dengan anaknya yang telah beranjak remaja.

 

Menjalin Kedekatan Dengan Orang Tua

Tidak jarang ditemui pada masa remaja bahwa jarak yang terjalin antara orang tua dengan anak ini akan jauh berbeda ketika masih dalam fase usia dini.

 

Pada fase ini para remaja kebanyakan memilih mendengarkan dan menggunakan saran yang dilontarkan oleh teman sebayanya daripada saran yang diberikan oleh orangtua.

 

Akan tetapi ini berubah ketika remaja tersebut akan beranjak pemikiran yang lebih dewasa.

Ketika dewasa akan membuat pemikiran terbuka dengan memandang orang tua yang dianggap sebagai individu terpisah dan juga untuk mempertimbangkan saran- saran dan masukan-masukan yang orang tua berikan.

 

Seiring bertambahnya usia konflik-konflik dengan orang tua pun juga akan semakin menurun. Hal inilah yang merupakan salah satu perubahan psikologis.

Foto : freepik.com