Alasan Disiplin Orang Tua Diabaikan Remaja

Banyak orangtua yang merasa kesulitan ketika mereka harus menghadapi anak yang sudah memasuki usia remaja. Bukan hanya cara berpikiran yang akan berubah. Tetapi juga sikap dan juga mungkin pengaruh lingkungan untuk itu ada beberapa penyebab ataupun alasan, mengapa anak remaja sulit untuk bisa menerapkan disiplin yang diberikan oleh orang tuanya. Berikut ini informasi selengkapnya.

 

Strategi Disiplin yang Berbeda

Setiap anak memiliki tingkat disiplin dan juga toleransi yang berbeda sehingga terkadang orang tua hanya berpikir bahwa untuk melakukan disiplin yang adil. Misalnya kakak dan juga adik harus memiliki penerapan yang sama, padahal sebenarnya strategi disiplin bisa saja berbeda.

 

Hal ini tentu menjadi tantangan bagi orang tua terutama bagi yang memiliki lebih dari satu anak. Bagaimana cara menyesuaikan strategi untuk bisa mendisiplinkan anak dengan tujuan yang sama. Walaupun caranya berbeda saat memutuskan untuk mendisiplinkan anak pertimbangan semua kebutuhannya.

 

Misalnya saja sang kakak tidak pernah terbiasa untuk meletakkan sepatu di di rak sepatu sedangkan adiknya melakukan hal tersebut namun tidak terbiasa untuk menyikat gigi di pagi hari. Kedua hal kegiatan tersebut sama-sama tidak disiplin, padahal kegiatannya berbeda. Orangtua harus memiliki metode yang berbeda bukan berarti tidak adil namun disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan.

 

Disiplin dan Galak, dua hal berbeda

Hal kedua yang harus diketahui oleh orang tua yaitu banyak sekali para ibu ataupun ayah yang berpikir bahwa disiplin dan juga galak sama halnya. Ada hal kedua hal tersebut sangat berbeda jauh disiplin bukan berarti galak, tetapi konsisten dan juga tegas dengan yang diberikan.

 

Sehingga tidak ada toleransi ataupun alasan yang dapat membantahnya kecuali ada urgency tertentu. Tetapi jika galak umumnya orang tua hanya bisa marah dan juga melampiaskan atau menyalahkan sang anak. Tidak menuruti aturan tersebut tanpa memberikan atau jelaskan mengapa anak harus mengikuti aturan yang diberikan.

 

Pahami Karakter Anak

Alasan ketiga kenapa seringkali sikap disiplin orang tua tidak bisa didengarkan oleh anak remaja. Karena pendekatan yang dilakukan oleh orang tua seringkali sembarang dan dan asal hal ini dikarenakan orang tua merasa bahwa mereka memahami sifat dan juga karakter yang dimiliki oleh anak-anak. Tetapi orang tua perlu ingat bahwa anak memasuki masa remaja.

 

Maka akan ada banyak faktor yang mempengaruhi mulai dari sifat anak tersebut hingga kondisi lingkungan tempat mereka tumbuh dan juga berkegiatan. Sehingga bagi orang tua kita juga jangan pernah lelah untuk mempelajari apa yang berbeda dan berkembang dari diri anak kita. Mulai dari emosi dan juga pikirannya. Jangan sampai kepentingan dan juga perasaan seolah-olah anda sebagai orangtua adalah segalanya merasa bahwa apa yang dimiliki oleh seorang anak paling anda paham.

 

Jelaskan Makna Disiplin

Selanjutnya alasan kenapa penerapan disiplin tidak bisa di terapkan atau dipahami oleh anak remaja. Karena banyak orangtua yang ingin anaknya paham dan juga setuju dengan berbagai aturan serta metode disiplin yang diberikan oleh orang tua, tanpa membantu menjelaskan ataupun memberikan keterangan yang lengkap. Kenapa anak tersebut harus mematuhinya? padahal anak remaja sudah bisa berpikir walaupun mereka masih sering terpengaruh oleh emosi.

 

Itulah deretan alasan dan juga penyebab kenapa sikap disiplin orang tua tidak didengarkan oleh anak remaja. Sebenarnya masih banyak lagi tantangan yang mungkin terjadi dan hal tersebut harus dipahami oleh orang tua. Sehingga anda bisa mencari metode dan juga cara yang tepat untuk bisa merubah dan juga menerapkan sikap disiplin. Sehingga didengarkan oleh anak.

Foto : freepik.com