Perilaku Menyimpang Pada Anak dan Cara Mengatasinya

 

Perilaku menyimpang yang terjadi pada anak ini semakin sering ditemukan kasusnya. Sehingga kondisi ini tidak boleh diajukan dan dianggap sepele sebab akan menjadikan anak bertindak secara kriminal.

 

Oleh sebab itu orangtua harus memahami dan mencari tahu apa penyebab dari terjadinya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh anak ini serta solusi untuk mengatasinya.

 

Perilaku menyimpang merupakan perilaku yang bertentangan dengan norma dan tidak sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. Penyebab terjadinya perilaku menyimpang pada anak ini ini belum diketahui penyebabnya secara pasti, akan tetapi dalam lingkup keluarga juga menjadi salah satu pengaruh yang paling fatal dalam mengawali timbulnya perilaku menyimpang.

 

Contoh dalam kasus ini yaitu kurangnya perhatian orang tua, pola asuh orang tua yang kurang baik, atau trauma yang dialami oleh anak secara psikis. Selain timbul dari lingkungan keluarga maka lingkungan sosial pun juga dapat mempengaruhi tentang timbulnya perilaku yang menyimpang.

 

Contohnya pergaulan yang bebas dan tidak teratur pada lingkungan yang cenderung buruk. Contoh perilaku menyimpang yang sering terjadi dan dilakukan oleh anak yaitu bolos sekolah dengan alasan malas mengikuti pembelajaran, sering berkelahi dan bertengkar, merusak atau mencuri, merokok.

 

Maka dengan melihat perilaku menyimpang pada anak ini cara mengatasi nya adalah sebagai berikut

 

Membuatkan Jadwal Anak

Apabila perilaku menyimpang yang terjadi pada anak ini muncul karena faktor lingkungan sosial, maka orang tua dapat membuatkan jadwal harian untuk anak yang bertujuan agar dapat menumbuhkan rasa disiplin yang tercipta dalam diri anak.

 

Jadwal harian yang dibuat untuk anak ini meliputi dari jam istirahat, jam bermain, jam belajar, dan juga jam-jam ketika keluar rumah. Orang tua juga dapat membatasi dalam pemakaian gadget pada anak.

 

Memberikan Waktu dan Perhatian Lebih Pada Anak

Orang tua hendaknya memperbanyak waktu luang yang dihabiskan bersama anak. Oang tua juga dapat memanfaatkan waktu untuk bertukar pikiran dan bercerita, menanyakan kegiatan di sekolah, cita-cita di masa depan anak atau bagaimana teman-teman si anak.

 

Selain itu,  orang tua juga dapat menanyakan seputar masalah yang sedang dihadapi oleh anak.

 

Sering Menjalin Komunikasi Seputar Perkembangan Anak Dengan Guru Sekolahnya

Meskipun terkadang orangtua tidak dapat melihat secara langsung perkembangan anak pada saat di sekolah, maka orang tua tetap dapat memantau dengan cara bertanya kepada guru sekolahnya.

 

Apabila anak sering melakukan kegiatan yang menyimpang dan melakukan kenakalan, maka tegurlah dan beri nasehat.

 

Berikan anak sebuah pengertian mengapa hal yang menyimpang tidak boleh dilakukan. Keterlibatan orang tua secara aktif ini sangat berpengaruh besar terhadap dampak bagi kehidupan dan masa depan yang dimiliki anak.

 

Apabila orang tua mengalami kesulitan dan kesusahan pada saat berkomunikasi dengan anak atau anak sering sekali melakukan perilaku yang cenderung menyimpang, maka jangan segan dan jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan psikolog anak.

 

Hal ini bertujuan agar masalah yang dialami oleh anak ini tidak berlarut-larut dan tidak bertambah parah.

 

Sebagai orang tua harus mengubah sikap anak yang menyimpang sebelum anak tersebut menginjak pada usia remaja.

 

Sehingga orang tua harus lebih memberikan perhatian dan lebih peduli kepada anak dan mendidiknya dengan penuh kasih dan sayang agar tidak terjadi perilaku menyimpang pada anak.

Foto : freepik.com