Kenali Masalah Psikis Pada Remaja

 

 

Sudah tidak asing terdengar bahwa masa remaja adalah sebuah masa peralihan dari masa anak-anak menjadi dewasa dengan mempunyai berbagai bentuk perkembangan.

 

Usia remaja ini dibedakan menjadi 3 yaitu masa remaja awal, pasal remaja pertengahan, dan masa dewasa.

 

Pada masa-masa remaja tersebut tentunya banyak masalah-masalah psikologis yang dialami oleh kebanyakan remaja. Berikut ini dibahas permasalahan psikologis pada remaja.

 

Kaku Dalam Pergaulan

Tidak jarang pada pertumbuhan psikologi remaja ini timbul rasa canggung dalam bergaul. Hal ini dirasakan oleh sebagian remaja yang beranjak ke masa dewasa.

 

Memiliki sifat yang kaku dalam pergaulan ini disebabkan karena pada masa remaja mempunyai ciri khas dengan pencarian jati diri yang bertujuan untuk menjelaskan Siapa dirinya dan apakah dia masih anak-anak atau sudah menjadi dewasa, dan lain-lain.

 

Hal tersebut yang membuat para remaja akhirnya merasa canggung dalam bergaul dan berinteraksi kepada teman-teman masa kecilnya.

 

Perasaan Kosong

Perasaan kosong yang dialami pada masa remaja ini disebabkan karena pada saat akan beranjak ke dewasa maka diharuskan untuk mengubah sikap dan harus memposisikan dirinya dengan tepat dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Sehingga dalam hal ini akhirnya remaja akan mengalami kebingungan. Contohnya pada saat anak yang diharapkan agar lebih bersikap dewasa namun anak juga sedang bereksperimen dalam melakukan hal yang layaknya orang dewasa lakukan dan terlarang.

 

Maka hal ini dianggap belum tepat dan masih terlalu kecil dalam mencampuri urusan orang-orang yang telah dewasa.

 

Emosi Yang Cenderung Tidak Stabil

Emosi yang tidak stabil yang dialami oleh remaja ini dikatakan sebagai kondisi yang terlihat tampak lebih tinggi dibandingkan dengan keadaan aslinya.

 

Emosi yang tinggi ini dilampiaskan ke dalam tingkah laku remaja, misalnya emosi yang mudah meledak, bertengkar, pemalas, tidak bergairah, dan perilaku yang buruk lainnya.

 

Emosi yang tidak stabil ini akan berlangsung secara terus-menerus ketika mengalami masa remaja. Sehingga dengan bertambahnya usia maka emosi yang tidak stabil pun akan mulai turun dan menuju ke emosi yang lebih stabil.

 

Emosi yang cenderung tidak stabil atau tinggi ketika mengalami fase remaja ini sebaiknya tidak dianggap sepele atau dibiarkan begitu saja, namun harus mendapatkan penanganan yang baik.

 

Hal ini bertujuan agar remaja tidak menciptakan dan menimbulkan hal-hal yang dapat merugikan orang lain.

 

Timbul Sikap Menentang

Timbulnya sikap yang menentang pada masa remaja ini disebabkan oleh apa yang diinginkan tidak sesuai dengan yang diharapkan nya yang mengakibatkan permasalahan psikologis.

 

Menyukai Eksperimen

Memiliki kesenangan dan keinginan yang antusias serta diiringi dengan rasa penasaran yang yang tinggi, maka akan membuat remaja untuk melakukan percobaan.

 

Maka tidak asing lagi apabila jika tidak diberi arahan dengan baik tentunya eksperimen yang dilakukan ini akan menjadi negatif.

 

Misalnya adalah minum minuman keras narkoba, merokok, hingga melakukan pergaulan bebas. Pada dasarnya masa remaja dengan bereksperimen ini akan sangat bernilai positif apabila orang tua mengarahkannya nya dengan baik.

 

Mengalami Kegelisahan

Kegelisahan yang dialami pada masa remaja ini disebabkan karena keinginannya dalam mencapai eksistensi, populer, ingin diperhatikan, dan meraih prestasi inilah yang menyebabkan remaja menjadi gelisah.

 

Kegelisahan yang diciptakan pada masa remaja ini terlihat dari sikap yang memberontak dan perilaku yang kurang baik, sebab apa yang diharapkan oleh remaja tersebut telah ditentang dan ditolak oleh lingkungan di sekitarnya.

Dengan demikian kebanyakan masa remaja mengalami permasalahan psikologis.

Foto : freepik.com