Kiat Mengasah Kreativitas Si Kecil (2)

Dunia anak adalah dunia bermain. Menurut sebuah riset, anak-anak dalam usia bermain yang diberi waktu lebih lama untuk bermain di luar rumah dan ruang untuk berekspresi, ternyata jauh lebih pandai dan lebih kreatif dibanding anak yang hanya belajar formal di sekolah atau di tempat kursus.

Ya, bermain merupakan salah satu cara mengasah kreativitas anak. Kreativitas anak dapat dilakukan melalui berbagai permainan di rumah, selain juga orangtua harus mendampingi bahkan mencontohkan langsung kepada anak.

Guna membangun proses kreatif anak, orang tua dapat membantu dengan mengajak anak melakukan berbagai kegiatan bermain yang menarik dan kreatif menggunakan sarana yang sesuai. Ada beragam manfaat yang dipetik bila kita mengajak si kecil bermain:

-Berbagai aktivitas bermain kreatif membantu si kecil mengeksplorasi imajinasi dan pancaindra.

-Bermain kreatif bisa menjadi cara si kecil mengekspresikan perasaanya yang mungkin masih sulit iekspresiskan secara verbal

-Yanga pasti, permainan atau bermain penting mengasah kreativitas anak. Mari dukung buah hati untuk mengekspolorasi perkembangan daya kreatifnya.

Adapun stimulasi mengasah kreativitas ini sebaiknya disesuaikan dengan tahapan atau perkembangan usia si kecil. Berikut beberapa cara mengasah kreativitas dengan aktivitas bermain yang menyenangkan:

Usia 1-2 tahun

Pada usia 1 tahun biasanya anak sudah dapat berdiri dan mulai berjalan. Pada usia ini anak juga mulai belajar naik tangga dan mulai mengucapkan kata-kata yang bermakna, serta bermain dengan anak lain.

Stimulasi:

Permainan yang cocok untuk usia ini antara lain buku cerita bergambar, musik dan lagu, alat gambar yang aman seperi crayon, kertas besar, dan pensil warna. Permainan pura-pura juga menarik untuk usia ini seperti telepon, boneka dan strollerdress-up accessories, binatang dari plastik dan juga puzzle atau peg boards.

Stimulasi dilakukan setiap kali ada kesempatan berinteraksi dengan si kecil. Misalnya, ketika mengajak berjalan-jalan, di dalam kendaraan, atau kapan dan di manapun Anda dapat berinteraksi dengan anak Anda.

Usia 2-3 tahun

Pada usia 2 tahun, anak sudah berkembang kemampuan bahasanya. Ia sudah dapat merangkai 2 kata, menyampaikan keinginannya secara verbal sederhana. Secara fisik anak juga mulai menyukai kegiatan fisik yang lebih beragam seperti melompat, memanjat, dan bergelantungan. Kemampuan motor halus juga mulai lebih baik.

Stimulasi:

Berbagai permainan dapat diberikan diberikan pada si kecil, misalnya puzzle, lego, yang memiliki berbagai bentuk dan warna. Set konstruksi, alat transport, furniture, boneka dan asesoris serta permainan pasir atau air juga menarik bagi anak.

Menggambar dengan jari, gambar berwarna, menyobek atau melipat kertas adalah aktivitas yang menyenangkan untuk si Kecil. Aktivitas ini membantu mereka:
• Terbiasa dengan tekstur baru.
• Belajar menggunakan warna dan kertas
• Melatih berbagai kemampuan motoriknya
• Mengekspresikan pikiran, ide, dan pengalaman si Kecil lewat karyanya.

Dengan memberikan berbagai alat yang diperlukan seperti pensil, kertas, dan cat, serta ikut berpartisipasi dalam proses pembuatan karyanya bisa membantu si Kecil dalam bereskplorasi.

Musik

  • Lagu dan musik adalah bentuk ekspresi diri yang baik. Bernyanyi bisa melatih si Kecil dalam menggunakan kata-kata, dan membantunya mengingat kata-kata baru.
    • Si Kecil juga bisa menambahkan gerakan-gerakan menarik saat Ibu bernyanyi bersamanya dan menambahkan kata-kata yang mereka ingat.
    • Berikan variasi lagu untuk membantu si Kecil berekspresi, dan ajak si Kecil ikut serta dalam menyebutkan beberapa kata dalam lagu tersebut.

Menari

Dengan musik, si Kecil akan mulai menggerakkan tubuhnya dan menari tanpa perlu Ibu minta. Si Kecil bisa mengeksplorasi imajinasi, pikiran dan respons mereka terhadap musik dan lingkungan sekitar.

Tidak hanya itu, si Kecil bisa melatih kemampuan motoriknya, termasuk koordinasi mata dan tangannya. Ibu bisa membantu si Kecil dengan mengajak dia untuk berjalan, meloncat, dan bergoyang untuk merespon musik atau kata-kata tertentu. (hil)

Foto: freepik.com