Tips Mengatasi Anak Mengemut Makanan

 

Ada banyak sekali kebiasaan yang mungkin dilakukan oleh anak-anak termasuk salah satunya kebiasaan buruk menghambat makanan. Sehingga mereka menghindari makanan yang sangat mudah untuk ditelan.

 

Anak juga sering menolak untuk mengunyah padahal kebiasaan ini tidak boleh dibiarkan. Karena anak akan terbiasa untuk melakukan hal tersebut di kemudian hari. Lantas kira-kira bagaimana caranya untuk bisa mengatasi kendala tersebut. Dalam artikel berikut ini akan kita bahas secara lengkap?

 

Sudah Kenyang

Cara pertama untuk bisa menghindari anak terbiasa mengemut makanan, yaitu batasi camilan yang mereka dapatkan. Umumnya makanan memang membuat perut mereka cepat kenyang dengan rasa yang mudah hilang, ketika dikonsumsi.

 

Sehingga saat waktu makan tiba seringkali anak merasa kenyang atau hanya menolak makanan dan mengemut makanan saja. Selain itu apabila mereka masih bayi hindari juga kebiasaan untuk meminum susu, ataupun mengkonsumsi susu dalam takaran yang cukup banyak. Sehingga membuat mereka seringkali kenyang di waktu jam makan tiba.

 

Variasi Makanan

Cara kedua yang mungkin tidak diperhatikan oleh banyak orang tua adalah variasi makanan. Walaupun anak-anak tidak bisa berbicara ataupun melakukan protes layaknya anak berusia 5 tahun keatas. Mamun balita ataupun batita seringkali memberikan bentuk protes tidak ingin mengkonsumsi makanan dengan rasa tertentu, akibat rasa bosan ataupun membutuhkan variasi makanan lainnya.

 

Cobalah untuk mengganti jenis ataupun variasi makanan yang mereka sukai hanya saja mereka menyukai makanan yang menyegarkan. Layaknya sup, maka kamu bisa mengganti dengan sup ayam atau sup daging dan lain sebagainya. Sehingga mereka tidak akan terbiasa untuk mengangkut makanan dan selalu mendapatkan rasa yang baru. Sama halnya seperti orang dewasa anak-anak juga mudah bosan loh dalam hal makanan.

 

Makan Bersama

Selanjutnya adalah makan bersama yang paling ampuh dan juga seringkali dilakukan oleh banyak orang tua. Memastikan bahwa anak tidak memakan ataupun menikmati makanannya di sendiri. Karena bagaimanapun juga makan bersama akan lebih nikmat, dan membantu anak untuk terstimulasi karena melihat orang lain mengkonsumsi makanan dalam waktu yang cepat.

 

Sehingga menghindari mereka untuk terbiasa mengkonsumsi makanan ataupun mengemut makanan. Hal ini juga berkaitan dengan suasana makan yang menyenangkan terutama bagi batita akan umumnya mereka mudah bosan, dan mengkonsumsi makanan seringkali memakan waktu yang cukup lama. Sehingga menghalangi mereka untuk bisa bermain ataupun beraktivitas.

 

Kendala Sensori

Selanjutnya adalah cara untuk bisa menghindari kebiasaan mengemut makanan, yaitu memastikan bahwa si kecil mendapatkan rasa makanan yang unik. Perlu diketahui bahwa mengemut makanan merupakan gejala diagnostik dari kesulitan sensori motorik oral pada anak. Sehingga mereka sulit untuk mengenali jenis makanan atau rasa makanan untuk bisa mengatasinya.

 

Ibu bisa merangsang indra pengecap mereka dengan rasa yang lebih unik. Anak akan lebih memiliki respon yang cukup batas cepat akan makanan yang dimiliki. Misalnya saja rasa pedas asam ataupun dingin yang tentu sesuai dengan kebutuhan dan juga toleransi yang dimiliki oleh anak.

 

Konsultasi ke Dokter

Terakhir yaitu konsultasikan ke dokter ataupun ahli yang memahami mengenai gizi dan juga apakah anak apabila mengemut makanan, terjadi karena penurunan kemampuan ataupun. Adanya kendala pada bagian mulut tentu saja membantu anak untuk bisa menjaga kebersihan mulut.

 

Hal ini juga harus diimbangi dengan konsultasi dan jangan mendiagnosa ataupun menambahkan sendiri. Karena pada dasarnya pasti anak memiliki alasan tertentu jika semua disuruh dilakukan untuk menghilangkan kebiasaan tersebut, dan masih juga mengemut makanan cepat periksakan ke dokter dan juga lakukan pemeriksaan ke dokter gigi.

Foto : freepik.com