Rasa Sayang Tumbuhkan Emosi Positif Anak

Konon ada yang bilang, orang Indonesia masih kurang terbiasa mengespresikan rasa sayang pada keluarga, termasuk pada ibunya.

Ekspresi rasa sayang adalah suatu bentuk komunikasi yang diwujudkan dalam sebuah tindakan yang bertujuan untuk meluapkan emosi positif seperti rasa cinta dan kasih sayang.

“Kasih sayang merupakan basic need dari setiap individu dan secara alamiah sudah ada sejak lahir. Karena kasih sayang lah kita hadir di dunia ini.”

Rasa sayang ini harus terus dikembangkan dengan cara yang tepat. Seperti yang dikemukakan tokoh psikologi Abraham Maslow dalam teori hierarkinya bahwa manusia memiliki lima kebutuhan dasar  yang meliputi kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan akan kasih sayang, kebutuhan akan harga diri serta kebutuhan untuk aktualisasi diri.

Pertama, Kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan dasar manusia seperti makan, minum, udara untuk bernapas, istirahat, buang air besar dan kecil. Jika kebutuhan dasar ini tidak terpenuhi maka tubuh akan menjadi rentan terhadap penyakit sehingga proses untuk menuju kebutuhan selanjutnya akan terhambat.

Kedua, kebutuhan akan rasa aman yaitu kebutuhan akan keadaan yang aman dan stabil. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi maka akan muncul rasa cemas dan takut pada diri manusia. Ketiga, kebutuhan kasih sayang dan rasa memiliki (love and sense of belonging). Kebutuhan ini dapat terlihat dari usaha seseorang untuk mencari dan mendapatkan teman serta menjadi bagian dari suatu kelompok atau komunitas tertentu. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi makan akan muncul rasa kesepian (loneliness).

Keempat, kebutuhan akan harga diri (self esteem). Terdapat dua jenis dalam kebutuhan ini yaitu lower one dan higher one. Lower one berkaitan dengan kebutuhan seperti status, atensi dan reputasi. Sedangkan higher one berkaitan dengan kebutuhan akan kepercayaan diri, kompetensi, prestasi, kemandirian dan kebebasan. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi maka dapat menimbulkan perasaan rendah diri dan inferior.

Kelima, kebutuhan aktualisasi diri yaitu berkaitan dengan keinginan untuk mengembangkan potensi diri. Dengan aktualisasi diri seseorang akan bisa memanfaatkan potensi yang ada didalam dirinya  dengan optimal.

MULAI DARI ORANGTUA

Ungkapan atau ekspresi rasa sayang dapat dilakukan dengan banyak cara. Agar anak bisa mengekspresikan perasaan sayangnya kepada orangtua tentunya orangtua juga harus mampu memberikan contoh kepada sang anak. Pada dasarnya anak akan belajar dari apa yang ia lihat didalam lingkungannya. Anak akan meniru apa yang dilakukan, bukan melakukan apa yang dikatakan (diperintahkan).

Jadi buang jauh-jauh prinsip “do as I say, not as I do “. Ekspresikan rasa cinta Anda terhadap anak secara langsung. Tunjukkan rasa senang, bangga dan dukungan kepada sang anak. Pasalnya, perasaan dicintai akan membangkitkan emosi positif pada otak dan berpengaruh pada kemampuan untuk merasakan bahagia di kemudian hari. Jika anak merasa dicintai dan bahagia maka akan mudah pula bagi anak untuk mengungkapkan atau mengekspresikan perasaan sayangnya kepada orangtua.(hil)

Foto: freepik.com