Ciri Anak Remaja Stres dan Butuh Pertolongan

 

Apakah anak bisa stress? jawabannya jelas saja bisa. Ada banyak orang tua yang tidak sadar bahwa sebenarnya anak merasa tertekan dan memendamnya. Mungkin sebagian orang tua harus beruntung karena anak kuat dalam menghadapi tekanannya. Bagaimana jika berdampak buruk? Lalu sebenarnya, seperti apa penyebab stres pada anak, ciri-ciri, dan bagaimana cara mengatasi stres tersebut? Berikut kita bahas dalam ulasan artikel ini.

 

Menarik Diri

Ciri paling pertama yang paling mudah dilihat adalah menarik diri. Umumnya anak usia remaja merasa stres ataupun tertekan sehingga mereka sudah tidak nyaman lagi, berada di lingkungan. Termasuk keluarga ciri ini seringkali terjadi dengan cara mereka menarik diri dari keluarga dan juga pergaulan serta menutup diri. Begitu ada perubahan terjadi ada baiknya untuk langsung mengkonfirmasi kejadian yang ada. Sehingga dapat membantu anak-anak untuk bisa terlepas, dari adanya rasa tertekan ataupun stres tersebut.

 

Mudah Takut

Ciri kedua yaitu anak merasa takut jadi lebih mudah menyerang. Di mana aja yang satu ini seringkali dialami oleh banyak anak hanya saja tanpa disadari. Mereka lebih mudah ketakutan, takut dengan ruang gelap tak mau ditinggal orangtua dan juga menghadapi orang asing, atau bahkan orang baru.

 

Tambah lagi mereka sulit beradaptasi untuk bertemu dengan orang-orang baru ataupun teman-teman yang ada. Di dalam kehidupan mereka, apabila hal tersebut merupakan sosok pemberani sebelumnya perubahan ini bisa menjadi ciri yang paling mudah. Untuk dilihat apabila orang tersebut mengalami stres.

 

Muncul Sakit Fisik

Ciri ketiga yaitu mengalami kondisi sakit tanpa penyebab yang jelas. Mengutip dari american psychological association menyebutkan bahwa gejala fisik ini terjadi akibat berbagai hal mulai dari psikosomatis dan lain sebagainya. Jika stres muncul maka mereka akan mengalami keringat dingin sakit fisik, bisa sakit perut, pusing, dan lainnya, muncul dengan waktu yang beragam dan sembarang.

 

Namun ketika diperiksa ke dokter, tidak ada sakit yang dialami. Karena reaksi tersebut terjadi akibat adanya kondisi stres yang dialami. Bahkan beberapa anak yang mungkin mengalami kondisi pemulihan di sekolah menghadapi pembullyan. Hal tersebut akan dialami ketika anak setiap hari berangkat sekolah.

Sulit Tidur

Ciri keempat yang wajib diketahui yaitu adanya perubahan sulit tidur terutama kebiasaan untuk bisa terlelap dalam waktu yang cukup lama. Selain itu juga umumnya mereka terbangun di tengah malam karena mimpi buruk dan sulit untuk tidur kembali. Hal ini jelas saja membuat kualitas tidur anak menurun dan jam tidurnya berkurang. Ditambah lagi mereka akan mudah mengantuk ketika belajar di siang hari.

 

Sulit Konsentrasi

Pernah melihat anak dengan kondisi bengong atau tatapan kosong? jika iya maka mereka sedang mengalami kondisi sulit untuk bisa hidup normal karena sedang stress atau tertekan. Bahkan efek sulit berkonsentrasi ini akan terjadi pada remaja yang sedang stress karena berbagai hal. Mereka akan sulit mendengar dengan baik apalagi perintah, dan berdampak apda akademik yang mereka miliki.

 

Itulah deretan ciri yang mudah dikenali oleh orang tua, apabila sang anak remaja sedang dalam kondisi stress ataupun sedang tertekan. Bantu dan tanyakan apakah kendala tersebut membuat mereka kesulitan apalagi kehilangan kepercayaan diri. Mengingat tak jarang rasa stress tersebut menimbulkan masalah kesehatan mental remaja lho.

Foto : freepik.com