5 Penyebab Mata Minus Terjadi pada Anak

 

Ada banyak sekali kendala ataupun penyakit yang bisa menyerang anak-anak. Salah satunya adalah kondisi mata minus banyak yang mengatakan, bahwa mata minus seringkali dipengaruhi oleh kebiasaan yang buruk.

 

Misalnya saja melihat televisi dan lain sebagainya. Tetapi apa sih yang menyebabkan seorang anak memiliki mata minus, bahkan di usia mereka yang masih kecil mulai dari 4 tahun hingga 5 tahun. Deretan informasi berikut ini bisa menjadi sumber ataupun informasi bagi orang tua.

 

Melihat Cahaya Terlalu Terang dari Gadget

Penyebab pertama yang seringkali terjadi apabila seorang anak mengalami mata minus yaitu adanya kondisi. Mereka terbiasa untuk melihat sinar cahaya yang cukup terang misalnya saja penggunaan ponsel ataupun melihat televisi dengan sinar yang cukup terang. Hal ini nyatanya mungkin menjadi kebiasaan buruk anak-anak dan menyebabkan mereka sulit untuk melihat benda dengan cahaya yang standar ternyata.

 

Hal ini menyebabkan adanya mata menjadi lebih sulit untuk bisa bekerja dengan baik dan pada akhirnya mengalami minus hingga silinder. Alasan inilah yang menyebabkan banyak sekali orang tua, harus bisa memastikan bahwa penggunaan teknologi harus disesuaikan, dengan kondisi dan juga adaptasi dari mata. Termasuk salah satu cahayanya.

 

Pola Makan Tidak Seimbang

Selanjutnya kedua penyebab yang seringkali terjadi yaitu pola makan yang tidak seimbang mungkin terlihat sepele. Namun nyatanya nutrisi anak masih dibutuhkan dan umumnya didapatkan dari makanan. Sehingga tidak ada cara lain untuk bisa membantu tumbuh kembang anak termasuk memaksimalkan fungsi mata.

 

Agar bisa berjalan dengan baik pola makan yang tidak seimbang misalnya kurang sayur dan buah. Nyatanya bisa menyebabkan anak mengalami kekurangan vitamin A, dan juga zat karoten yang ada di dalam tubuh tidak seimbang. Efek sampingnya mata lebih mudah minus dan silinder.

 

Jarang Bermain Di Luar

Terlalu jarang bermain di luar ruangan ternyata bisa mempengaruhi kondisi dan juga fungsi dari mata. Hal ini dikarenakan mereka jarang sekali karena cahaya alami dan juga melihat ruangan yang diterangi nyata disinari oleh sinar matahari. Mereka lebih sering terkena paparan sinar cahaya, seperti dari teknologi ataupun lampu.

 

Ditambah lagi smartphone dan juga peralatan teknologi juga memancarkan bluelight yang dapat merusak kondisi mata anak. Biarkan mereka untuk bebas dan juga bermain di luar ruangan. Terutama saat pagi hari agar terkena vitamin  D dari sinar matahari dan juga terbiasa dengan cahaya matahari natural. Hal ini bisa mengurangi kemungkinan seorang anak untuk mengalami minus atau mata silinder.

 

Membaca Terlalu Dekat

Selanjutnya marah bisa saja rusak akibat adanya baca buku yang terlalu dekat. Membaca memang sangat baik untuk bisa membantu mengembangkan otak dan juga membantu memaksimalkan keterampilan yang dimiliki oleh anak. Terutama komunikasi dan juga akademik.

 

Ternyata pola membaca buku yang salah bisa menyebabkan kondisi mata menjadi rusak mulai dari minus dan silinder. Misalnya saja mereka membaca buku terlalu dekat atau pencahayaan yang kurang menerangi buku. Untuk itu membaca buku yang dekat dapat meningkatkan mata minus secara signifikan. Disarankan agar membaca dengan baik yaitu dalam posisi duduk dengan cahaya yang cukup dan jarak antara buku dan mata kurang lebih 30 cm.

 

Faktor Genetik

penyebab yang bisa didapatkan yaitu faktor genetik. mungkin terjadi terjadi apabila sang ayah dan juga ibu menggunakan kacamata. Hal tersebut terjadi akibat faktor genetik, kakek dan neneknya bisa saja si kecil mengalami mata minus akibat faktor genetik juga.

Foto : freepik.com